Tips Melindungi Website dari Malware

Familiascondiabetes –┬áSerangan malware adalah perangkat lunak yang dirancang untuk merusak sistem komputer, jaringan, dan server. Secara umum, malware dapat menyusup ke situs web melalui file yang diunduh dari browser. Karenanya, Anda perlu berhati-hati saat menjelajah internet.

Jika perangkat Anda terinfeksi virus ini, peretas dapat memasuki database Anda dan mencuri data penting dari situs web Anda. Wah, bisa jadi buruk kalau itu situs web komersial. Maka dari itu, untuk menghindari serangan malware, Anda bisa mencoba tips Mabtekno.com berikut ini.

1. Pencadangan data

Pastikan untuk selalu mencadangkan situs web dan data perangkat Anda. Anda dapat menyimpannya di penyimpanan tambahan atau memanfaatkan fitur backup yang disediakan oleh penyedia layanan web hosting. Jika Anda telah mengambil cadangan, Anda dapat bernafas lega jika terjadi serangan peretas atau malware.

2. Putuskan koneksi Internet

Malware biasanya masuk melalui koneksi Internet. Jika komputer, ponsel, atau laptop Anda terhubung ke internet, putuskan sambungannya terlebih dahulu. Terutama ketika Anda mencurigai bahwa malware telah menyerang perangkat Anda. Ini untuk mencegah transmisi data dari situs web ke pihak lain melalui Internet.

3. Pindai dengan anti-malware

Anda dapat memindai malware dengan software anti-malware. Pindai dengan hati-hati di perangkat Anda agar tidak ada malware yang tersisa. Keseluruhan proses pemindaian biasanya membutuhkan waktu 15 menit. Perangkat lunak ini biasanya akan secara otomatis menghapus malware dari perangkat Anda.

4. Hapus file-file sementara

Tujuan menghapus file sementara adalah untuk mempercepat proses pemindaian, mengurangi ruang disk, dan menghapus beberapa file berbahaya. Jadi jika ingin melakukan full scan, maka hapus file-file sementara terlebih dahulu. Seperti itu:

Jika Anda menggunakan Windows 10, hapus file sementara dengan Disk Cleanup. Cari Disk Cleanup di bilah pencarian. Kemudian pilih drive yang ingin Anda bersihkan.

5. Gunakan Windows Defender

Windows Defender adalah salah satu software anti malware yang berasal dari Windows. Karena itu, Anda tidak perlu lagi mendownloadnya. Berikut cara membukanya. Klik Settings, lalu pilih Update & Security dan pilih Windows Defender. Selanjutnya, pilih Buka Pusat Keamanan Windows Defender, lalu pilih Perlindungan virus dan ancaman dan pilih Pemindaian lanjutan.

6. Hapus program yang tidak dikenal

Anda harus berhati-hati terhadap program tidak dikenal yang diinstal pada perangkat Anda. Hapus dan hapus instalan perangkat lunak atau file secara permanen. Anda dapat mencari program yang tidak dikenal sebagai berikut.

Buka File Explorer, lalu klik This PC. Pilih Komputer, lalu klik Hapus instalan atau ubah program.

Berikut beberapa tip untuk menghindari serangan malware pada perangkat dan situs web. Selain menerapkan tips di atas, yang terpenting adalah memilih layanan hosting dengan sistem keamanan terbaik. Pastikan juga layanan hosting yang Anda pilih memiliki fitur keamanan terbaik, misalnya Imunify360.