Cara Mempercepat Loading Website

Familiascondiabetes –┬áBagi kamu yang sering menggunakan internet setiap hari untuk mencari informasi dan berita pasti akan kesal jika menemukan website yang loading dalam waktu lama. Biasanya jika ya, lebih baik menutup situs web dan mencari situs web lain.

Banyak studi kasus dan pencarian situs web yang lambat berdampak negatif pada peringkat di SERP (Halaman Hasil Mesin Pencari). Dijelaskan pula oleh Google pada tahun 2010 bahwa kecepatan website merupakan faktor penentu peringkat website di mesin pencari. Semakin cepat situs web diakses, semakin baik peringkatnya di mesin pencari.

Perlu diketahui dampak negatif yang diterima pada website dengan akses loading lambat, diantaranya:

  • Pengurangan lalu lintas pengunjung
  • Konversi pendapatan telah menurun
  • Buruk untuk peringkat SEO situs web Anda

Ada beberapa cara yang lebih sederhana agar website bisa memuat lebih cepat, simak pembahasannya di bawah ini:

1. Kurangi penambahan yang tidak perlu

Langkah pertama adalah menghapus plugin yang tidak perlu Anda instal. Ini bukan plugin gratis, maka instal sesuka hati, tetapi pilih plugin yang penting dan berdampak baik pada situs web. Perlu dicatat bahwa pilih plugin yang tidak memuat banyak skrip, tidak memiliki banyak kueri, dan tidak menambahkan kueri tambahan ke database.

Ada sebuah plugin yang bisa mengecek pengaruh plugin terhadap kecepatan sebuah website bernama Performace Profiler Plugin, menginstallnya kemudian menganalisa plugin mana yang terlalu berat saat memuat website.

2. Optimalisasi Bobot Gambar

Saat mengupload gambar, coba pilih gambar yang ukurannya kurang dari 1MB. Jika lebih dari itu, bisa dipastikan website Anda dimuat dengan lambat. Jika Anda sudah menguploadnya ke server hosting, Anda tidak perlu khawatir karena sudah ada beberapa alat yang bisa Anda gunakan untuk mengompres gambar ke ukuran yang lebih kecil.

3. Kurangi ukuran gambar

Setelah mengompresi ukuran gambar, langkah selanjutnya adalah memperkecil ukuran piksel gambar. Misalnya pada gambar di bawah ukuran aslinya adalah 780 x 420, setelah dicek dengan GTMetrix ukuran gambar yang disarankan adalah 300 x 162.

Ubah ukuran gambar ke ukuran yang disarankan, Anda dapat menggunakan perangkat lunak pengedit gambar seperti Photoshop, Paint, dll. Setelah ukurannya benar, download lagi dan cek di GTMetrik apakah sudah benar atau belum.

4. Gunakan plugin caching

Caching adalah proses menyimpan sementara data situs web agar situs web memuat lebih cepat. Biasanya saat pertama kali mengakses suatu website terasa agak lama karena cache tidak disimpan, setelah akses kedua akan terasa lebih cepat karena cache data website sudah tersimpan.

Plugin WordPress yang dapat Anda gunakan untuk caching, terutama untuk pengguna WordPress, adalah:

  • Total cache W3
  • WP roket
  • WP Super Cache
  • Cache WP lebih cepat
  • Cache hiper

5. Aktifkan kompresi Gzip

Ada beberapa cara untuk mengaktifkan Gzip di situs web agar situs web memuat lebih cepat, jika Anda ingin membuat tanpa plugin, Anda dapat melakukannya cukup masuk ke cPanel dan tambahkan sebaris kode di .httaccess. Untuk cara termudah menggunakan plugin WordPress, nama plugin tersebut adalah Periksa dan Aktifkan Kompresi GZIP. Untuk konfigurasi, pembahasannya akan dibahas di artikel selanjutnya.

Jika di atas sudah dijelaskan tentang kompresi gambar, jika di Gzip Anda mengompres ukuran file tersebut. Misal, jika ada file 100MB, maka akan dikompres menjadi 25MB dalam format ZIP. Pertama, periksa apakah situs web Anda aktif / bukan fungsi Gzip di GZIPTest.com.

Berikut 5 tips untuk meningkatkan kecepatan website.

Sumber: Jasa Pembuatan Aplikasi Toko Online